Sabtu, 17 Oktober 2015






RANGKUMAN IPA BAB 2. KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

KELAS 10 SMKN 1 TOJO BARAT
BLOG MOH VIKRAN LIARA

Keanekaragaman makhluk hidup
"keanekaragaman hayati''

perbedaan tumbuhan san hewan
tumbuhan:
bergerak:pasif
makanan:dibuat sendiri
pertumbuhan:tumbuh terus sampai mati

hewan:
gerak :aktif
makanan:tergantung dari makhluk hidup
pertumbuhan:terbatas sampai usia tertentu



klasifikasi makhluk hidup

merupakan pengelompokan berdasarkan persamaan yang sifatnya umum seperti tempat hidup, jenis makanan,dan kegunaan.

 contoh pengelommpokan tumbuhan berdasarkan tempat hidupnya:

_ xerofit: tumbuhan yang hidup di tempat kering

_ hidrofit: tumbuhan yang hidup di air

_ hidofit: tumbuhan yabg hidup di tempat lembab

pengelompokan hewan berdasarkan jenis makanannya:

karnivor : hewan pemakan daging

herbivor: hewan pemakan tumbuhan

omnivor: hewan pemakan daging dan tumbuhan







RANGKUMAN IPA BAB 2. KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP


BAB 2. KEANEKARAGAMAN DAN KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

Kamis, 15 Oktober 2015

ipa kelas 10 (x)


Add caption
KELAS 10 SMKN 1 TOJO BARAT


BAB II..KEANEKARAGAMAN DAN                   KLASIFIKASI MAKHLUK                                   HIDUP

A. Tingkat Keanekaragaman HayatiKeanekaragaman hayati (biodiversitas) adalah keanekaragaman organisme yang menunjukkan keseluruhan atau totalitas variasi gen, jenis, dan ekosistem pada suatu daerah. Tingginya tingkat keanekaragaman hayati di permukaan bumi mendorong ilmuwan mencari cara terbaik untuk mempelajarinya, yaitu dengan klasifikasi.contoh keanekaragaman gen:



Sabtu, 12 September 2015

A.Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam (SAINS)Perkembangan ilmu pengatahuan, khususnya ilmu pengetahuan alam, telah mengubah sejarah peradaban manusia menjadi lebih modern. Meski demikian, tanpa disadari manusia telah mengeksploitasi alam secara besar-besaran dan mengabaikan keutuhan alam. seiring dengan berkembangnya kemajuan sains dan teknologi, ketersediaan sumberdaya lama menurun. Hal ini akan mempengaruhi kehidupan manusia selanjutnya, yang saat ini telah ditandai dengan perubahan iklim akibat pemanasan global. Maka kita perlu mengkaji hakikat dari Ilmu Pengetahuan Alam (sains)yang sesungguhnya.

A.Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam (SAINS)Perkembangan ilmu pengatahuan, khususnya ilmu pengetahuan alam, telah mengubah sejarah peradaban manusia menjadi lebih modern. Meski demikian, tanpa disadari manusia telah mengeksploitasi alam secara besar-besaran dan mengabaikan keutuhan alam. seiring dengan berkembangnya kemajuan sains dan teknologi, ketersediaan sumberdaya lama menurun. Hal ini akan mempengaruhi kehidupan manusia selanjutnya, yang saat ini telah ditandai dengan perubahan iklim akibat pemanasan global. Maka kita perlu mengkaji hakikat dari Ilmu Pengetahuan Alam (sains)yang sesungguhnya. 2.Ciri Ilmu Pengetahuan AlamIlmu pengetahuan alam memiliki ciri-ciri sebagai berikut: a.Konkret; Ilmu pengetahuan alam memiliki objek kajian berupa benda-benda atau gejala-gejala alam yang nyata dan dapat ditangkap oleh indera b.Logis; Ilmu pengetahuan alam dikembangkan berdasarkan cara berpikir logis. Cara berpikir logis adalah cara berpikir yang menggunakan logika dan ajek. Kesimpulan yang diambil berdasarkan logika-logika tertentu, baik secara induktif ataupun secara deduktif c.Objektif; Hasil dari ilmu pengetahuan alam merupakan suatu produk yang terhindar dari maksud-maksud tertentu pelaku (subjektif), baik itu berupa kepentingan seseorang maupun golongan. d.Empiris; Ilmu pengetahuan alam atau sains dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris, yaitu pengalaman konkret yang dapat dirasakan semua orang dan dapat dibuktikan secara ilmiah. e.Sistematis; Hasil kajian ilmu pengetahuan alam, baik hasil penelitian ataupun kajian ilmiah, didasarkan pada langkah-langkah yang sistematis dan berurutan f.Teori-teorinya berlaku umum; Begitu banyak teori-teori sains yang lahir dari ilmuwan yang menkaji gejala-gejala alam. Teori-teori itu berlaku umum dan dapat diketahui orang lain tanpa batas. Ketika seorang ilmuwan mengeluarkan teori tertentu, orang lain dapat mengkoreksi ataumengkaji ulang kesesuaian teori tersebut.